Makalah ini sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah
“Sosiologi Pemerintahan/IPEM4427”
LAPORAN
HASIL WAWANCARA
DINAS
KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN CIANJUR
DISISN
Oleh :
· Maya Sofa (021306345)
· Suci Andriany Badar (021306535)
KEMENTRIAN RISET,
TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN
TINGGI
UNIVERSITAS
TERBUKA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP)
UPBJJ BOGOR – POKJAR WARUNGKONDANG
PROGRAM S1 ILMU PEMERINTAHAN
2016.1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatka kepada Tuhan Yang Maha Esa,
yang karena_Nya lah kami dapat menyelesaikan laporan hasil wawncara bersama
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur yang merupakan tugas mata
kuliah “Sosiologi Pemerintahan” ini. Ucapan terimakasih juga kami sampaikan
kepada Bp. Mulyana Soleh, S.Pd. M.Pd selaku tutor mata kuliah “Sosiologi
Pemerintahan” Universitas Terbuka dan kepada Bp. Drs. H. Anto Susilo, M.Pd
selaku narasumber yang telah banyak membantu kami dalam pengumpulan informasi.
Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari
sempurna, untuk itu kami mohon kritik dan saran untuk perbaikan kedepannya.
Demikian
laporan ini kami buat, semoga bermanfaat untuk kita semua dan mohon maaf bila
ada kesalahan dalam penulisan maupun bahasa yang digunakan.
Cianjur,
September 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ……………………………………………………….
KATA PENGANTAR ………………………………………………………
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….
BAB I
PENDAHULUAN ………………………………………………….
A. Latar Belakang ………………………………………………….
B. Maksud Dan Tujuan …………………………………………….
C. Metode Dan Teknik Penulisan ………………………………….
BAB II ISI ………………………………………………………………….
A.
Topik Wawancar ………………………………………………..
B.
Waktu Dan Tempat ……………………………………………
C.
Narasumber ……………………………………………………..
D.
Laporan Hasil Wawancara……………………………………………
BAB III PENUTUP …………………………………………………………
A. Kesimpulan ……………………………………………………...
B. Dokumentasi
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Kegiatan
wawancara ini merupakan salah satu tugasa lapangan untuk matakuliah SOSIOLOGI
PEMERINTAHANN (IPEM4427) yang bertujuan untuk memperoleh informasi seputar
Tugas dan Wewenang disbudpar berkaitan dengan kebudayaan dan pariwisata di KAb.
Cianjur. Untuk itu kami melakukan wawancara guna mendapat informasi dari sumbernya langsung yaitu orang-orang
yang memang berada di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
B. Maksud Dan
Tujuan
1. Memenuhi tugas mata kuliah Sosologi Pemerintahan
2. Memperoleh informasi yang diperlukan
3. Meperluas wawasan dan pengetahuan
4. Meningkatkan kerjasama
antar anggota kelompok
C. Metode Dan
Teknik Penulisan
Metode dan
teknik penulisan dalam penyusunan makalah ini adalah dengan wawancara secara
langsung terhadap narasumber.
BAB II
ISI
PEMBAHASAN
A. Topik Wawancara
Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam
pengembangan budaya dan wisata di Kabupaten Cianjur.
B. Waktu Dan
Tempat
Hari/tanggal : Selasa, 29 Maret 2016
Waktu :
10.00 WIB s/d selesai
Tempat :
kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Cianjur
C. Narasumber
Nama : Drs. H. Anto
Susilo, M.Pd
Umur : 51 tahun
Tempat : Trenggalek, Jawa Timur
Tanggal : 11 Mei 1964
Pendidikan Terakhir` :
S2 Manajemen pendidikan - Universitas Pendidikan Indonesia
Pekerjaanjabatan :
Kepala Bidang Kesenian dan Budaya Disbudpar Kab. Cianjur
Alamat : Jl. Gatot Mangkupraja (Nagrak)
D. Laporan
Hasil Wawancara Bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Cianjur
1.
Dasar
hukum manakah yang menjadi landasan bagi keberadaan Disbudpar Kab. Cianjur?
PERDA No.
03 Tahun 1986 tentang pembentukan dinas pariwisata kabupaten daetah tingkat II
Cianjur dan PERDA No. 04 Tahun 1986 tentang Susunan organisasi dan Tata Kerja
dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Daerah tingkat II Cianjur.
2.
Apa visi misi dari disbudpar ?
Visi : Terwujudnya Kabupaten Cianjur
sebagai daerah tujuan wisata Alam dan Budaya andalan Jawa Barat.
Misi :
· Meningkatkan operasi
masyarakat terhadap nilai-nilai Budaya lokal /daerah kabupaten Cianjur.
· Terwujudnya perlindungan,
penyeimbangan dan pemanfaatan Benda cagar Budaya (BCB
)
· Meningkatkan nilai budaya yang
bersumber pada kearifan lokal dan kebudayaan daerah Kabupaten Cianjur.
· Meningkatkan kualitas serta daya
saing sumber daya manusia Kebudayaan dan Kepariwisataan.
· Menumbuhkan kunjungan wisatawan
melalui penataan produk dan promosi wisata dan seni budaya unggulan.
· Meningkatkan lama tinggal wisatawan
yang didukung oleh ketersediaan keaneka ragaman atraksi seni budaya dan atraksi
wisata disetiap Kawasan pengembangan pariwisata.
· Meningkatkan belanja wisatawan
sebagai dasar bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah
serta mempercepat pertumbuhan sektor rill.
· Mengupayakan dan memfasilitasi
pengembangan dan peningkatan profesionalisme dan skill tenaga kerja sektor
pariwisata, baik langsung maupun tidak langsung.
· Mengupayakan dan memfasilitasi
peningkatan investasi di bidang pariwisata.
· Meningkatkan objek dan daya tarik
wisata unggulan Kabupaten Cianjur
3.
Apa saja yang menjadi tugas da wewenang
Disbudpar ?
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
mempunyai tugas melaksanakan urusasn pemerintahan Daerah di bidang kebudayaan
dan pariwisata berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan. Dalam
melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,
menyelenggarakan Fungsi :
·
Perumusan
kebijakan teknis Dinas di bidang perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, evaluasi
dan laporan penyelenggaraan sebagai urusan pemerintahan di bidang kebudayaan
dan pariwisata sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan
yang berlaku;
·
Penyelenggaraan
urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kebudayaan dan pariwisata
sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;
·
Pembinaan
dan pelakanaan tugas dinas dalam penyelenggaraan sebagian urusan pemerintahan
di bidang kebudayaan dan pariwisata sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
·
Pelaksaaan
tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tagas dan fungsi dinas.
4.
Bagaimana
dengan struktur oragnisasi Disbudpar Cianjur ?
Struktur organisasi dinas kebudayaan dan pariwisata
ini memiliki struktur yang paling ramping jika disbanding dinas ;lain, hanya
terdiri dari Kepala Dinas, Sekretaris dan dua Kepala Bidang yaitu Kepala Bidang
Pariwisata dan Kepala Bidang Pariwisata. (struktur terlampir).
5.
Pertanyaan
: bagaimana sistem pertanggung jawabannya?
Dinas
kebudayaan dan pariwisata merupakan unsur pelaksana otonomi daerah di bidang
kebudayaan dan pariwisata.Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dipimpin oleh seorang
Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertannggung jawab kepada Bupati melalui
Sekretaris Daerah dengan
melampirkan LAKIP (laporan akuntabel kinerja instansi pemerintah) yang
berdasarkan anggaran..
6.
Wisata budaya apa yang di unggulkan di
Cianjur?
Untuk hal itu
kita harus tahu dulu tujuh unsur kebudayaan, yaitu:
·
Bahasa
·
Sistem tekhnologi pertanian
·
Sistem tekhnologi
·
Sistem kekerabatan
·
Sistem pengetahuan tradisional
·
Sistem aliran kepercayaan
·
Sistem kesenian
Di cianjur
sendiri wisata kebudayaan yang
dikembangkan yaitu yang kita kenal
sebagai 3 pilar budaya (ngaos, mamaos, maenpo)
7.
Destinasi wisata apa yang saat ini
sedang dikembangkan di Cianjur?
Gunung Padang salah satu
destinasi yg lagi dikembangkan untuk di perdakan menjadi milik pemerintah
Cianjur. Sebenarnya dinas punya program untuk membuat minimal satu destinasi
wisata tiap tahun, namun terkendala biaya karena untuk membuat satu tempat
wisata itu membutuhkan dana yang sangat besar. Mengenai upaya, pemerintah
Cianjur lagi memfokuskan pada IPM (indikator pembangunan Manusia) yang
merupakan standar internasional, yang didalamnya mencakup tiga hal yaitu pendidikan,
kesehatan dan daya beli/ekonomi.
8.
Darimana sumber dana yang di dapat untuk
manjalankan program kerja Disbudpar?
Dana yang kita
gunakan berasal dari APBD yang bersumber dari pajak pariwisata, hotel dan
restaurant yang ada di Cianjur.
9.
Bagaimana tanggapan bapak mengenai
sebuah artikel yang menyatakan bahwa semua destinasi wisata di Cianjur di hapus
dari daftar pencarian destinasi wisata nasional karena infrastruktur dan
pelayanan pemerintah yang buruk ?
Kami sudah klarifikasi
ke dinas pariwisata nasional bahwa semua itu tidak benar. Itu hanya upaya
pihak-pihak yang ingin menyingkirkan Cianjur sebagai penerima penghargaan 3
daerah wisata terindah di Indonesia.
10. Dalam sebuah organisasi keberadaan SDM sangat
menentukan keberlangsungan organisasi tersebut. Di disbudpar sendiri apakah
orang-orang yang ada merupakan mereka yang berkompeten dalam bidangnya atau
dilihat dari status pendidikan?
Sangat sulit
untuk menempatkan orang yang benar-benar berkompeten di bidang kebudayaan
ataupin pariwisata, sejauh ini masih ditentukan oleh tingkat pendidikan.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dinas kebudayaan dan pariwisata merupakan unsur pelaksana
otonomi daerah di bidang kebudayaan dan pariwisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertannggung jawab
kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Pengembangan kepariwisataan di
kabupaten Cianjur diarahkan pada pemanfaatan dan mendayagunakan kapasitas wilayah,
alam, dan aktifitas masyarakat. Cianjur memiliki tiga pilar budaya (ngaos,
mamaos, paenpo) yang terus dilestariakan sebagai wiasata budaya unggulan kabupaten Cianjur .
**semoga bermanfaat :))

Tidak ada komentar:
Posting Komentar